Training Sustainable Tourism Management & Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan

LATAR BELAKANG

Pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi utama, namun pertumbuhan jumlah wisatawan yang pesat tanpa tata kelola yang terencana sering kali memicu berbagai permasalahan kritis. Isu seperti overcrowding (kepadatan berlebih), penumpukan dan pengelolaan sampah yang buruk, terlampauinya daya dukung destinasi (carrying capacity), hingga munculnya ancaman terhadap perubahan iklim menjadi tantangan serius bagi industri pariwisata modern. Tanpa adanya pendekatan Sustainable Tourism Management & Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan, dampak negatif ini berpotensi merusak keanekaragaman hayati melalui kelalaian konservasi lingkungan serta mengesampingkan pemberdayaan masyarakat lokal yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama.

Guna mengatasi tantangan tersebut dan menjaga daya saing destinasi jangka panjang, Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Permenparekraf No. 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang statusnya tercatat aktif berlaku. Regulasi ini memberikan kerangka kerja komprehensif bagi para pemangku kepentingan dalam mengelola destinasi secara ramah lingkungan, layak secara ekonomi, serta adil secara sosial. Melalui Pelatihan Sustainable Tourism Management & Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan, para pengelola destinasi, dinas pariwisata, serta pelaku industri dibekali dengan strategi konkret untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola keberlanjutan yang mematuhi standar regulasi nasional maupun internasional.

MANFAAT TRAINING

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memperoleh berbagai manfaat strategis, di antaranya:

  1. Peningkatan Tata Kelola Destinasi: Mampu menyusun dan menerapkan rencana aksi Sustainable Tourism Management yang terukur di area destinasi wisata.
  2. Kepatuhan Regulasi: Memahami dan mengimplementasikan standar Permenparekraf No. 9 Tahun 2021 secara tepat.
  3. Efisiensi & Pengelolaan Lingkungan: Memiliki keahlian dalam memetakan daya dukung lingkungan, manajemen sampah, serta strategi mitigasi dampak perubahan iklim.
  4. Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Mampu merancang program kemitraan komunitas yang meningkatkan pendapatan serta keterlibatan warga lokal secara inklusif.
  5. Daya Saing & Pencitraan Positif: Meningkatkan reputasi destinasi di mata wisatawan domestik dan mancanegara yang semakin sadar akan isu ramah lingkungan (green tourism).

MAKSUD & TUJUAN

  • Maksud: Memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada pengelola kawasan pariwisata mengenai prinsip, metodologi, dan indikator Sustainable Tourism Management & Pengelolaan Destinasi Berkelanjutan.
  • Tujuan:
    1. Mendorong pengelola destinasi dalam meminimalkan dampak overcrowding dan kerusakan lingkungan melalui analisis daya dukung kawasan.
    2. Membantu peserta menyusun sistem integrasi pengelolaan sampah, upaya konservasi lingkungan, dan adaptasi perubahan iklim di destinasi wisata.
    3. Memastikan terciptanya model bisnis pariwisata yang memberdayakan masyarakat lokal dan selaras dengan regulasi Permenparekraf No. 9 Tahun 2021.

 

BAHAN AJAR

Materi yang dibahas dalam pelatihan ini mencakup:

  • Pengantar Pariwisata Berkelanjutan: Konsep dasar Sustainable Tourism Management dan tren pariwisata global.
  • Kerangka Regulasi & Kebijakan: Bedah Permenparekraf No. 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.
  • Manajemen Daya Dukung Destinasi & Overcrowding: Teknik analisis Carring Capacity dan zonasi kunjungan.
  • Pengelolaan Lingkungan & Sampah: Strategi pengelolaan limbah terpadu, konservasi keanekaragaman hayati, dan mitigasi perubahan iklim di area wisata.
  • Pemberdayaan Komunitas (Community-Based Tourism): Strategi partisipasi aktif masyarakat lokal, pengembangan produk lokal, dan pelestarian kebudayaan.
  • Monitoring & Evaluasi Destinasi Berkelanjutan: Penentuan KPI dan indikator keberhasilan tata kelola destinasi jangka panjang.

 

METODE PELAKSANAAN

Pelatihan ini dirancang interaktif agar materi dapat diterapkan langsung di lapangan:

  1. Pemaparan Teori & Diskusi Interaktif: Penyampaian konsep utama oleh fasilitator/ahli pariwisata berkelanjutan.
  2. Studi Kasus (Case Study): Analisis permasalahan nyata terkait overcrowding, sampah, dan konflik sosial di destinasi wisata.
  3. Workshop & Rencana Aksi (Action Plan): Simulasi penyusunan dokumen tata kelola destinasi berbasis Permenparekraf No. 9/2021.
  4. Evaluasi & Feedback: Penilaian hasil rencana aksi peserta untuk memastikan kesiapan implementasi di instansi masing-masing.

 

SIAPA PESERTA TRAINING SUSTAINABLE TOURISM MANAGEMENT & PENGELOLAAN DESTINASI BERKELANJUTAN?

Pelatihan ini sangat direkomendasikan bagi:

  • Pejabat & Staf Dinas Pariwisata (Provinsi/Kabupaten/Kota).
  • Pengelola Kawasan Wisata (BUMN, BUMD, Swasta, maupun Kelompok Sadar Wisata/Pokdarwis).
  • Konsultan & Akademisi Pariwisata.
  • Pengelola Desa Wisata & Komunitas Pengembang Pariwisata Berbasis Masyarakat.
  • Praktisi & CSR Manager yang bergerak di bidang konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kawasan pariwisata.

DURASI TRAINING

2 Hari Pelatihan (14 Jam Efektif)

Pukul 09.00 – 16.00 WIB

INVESTASI TRAINING

Normal Class

  • Rp 4.750.000/peserta (Harga belum termasuk pajak dan promo yang sedang berlaku)

Online Class           

  • Rp 2.250.000/peserta (Harga belum termasuk pajak dan promo yang sedang berlaku)

(Dapatkan Harga Khusus Untuk Request Pelatihan Secara Paket. Silahkan Klik Disini)

 

FASILITAS TRAINING

 

Normal Class

  • Sertifikat, modul (soft dan hard copy), training kit (ballpoint bmd), ransel, jacket bmd, 2x coffe break and lunch, foto bersama, dan tempat pelatihan dilaksanakan di tempat yang nyaman.

Online Class           

  • Sertifikat dan softcopy

 

INFORMASI & PROMO

Hub : 021 – 756 3091

 

CONTACT PERSON

0813 8280 7230, 0812 8931 1641

 

JADWAL TRAINING SUSTAINABLE TOURISM MANAGEMENT & PENGELOLAAN DESTINASI 2026 :

22–23 Juli 2026 – Tangerang

19–20 Agustus 2026 – Yogyakarta

23–24 September 2026 – Jakarta

21–22 Oktober 2026 – Tangerang

18–19 November 2026 – Yogyakarta

16–17 Desember 2026 – Jakarta

 

BELUM ADA JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA..!!

Training Standar Pelayanan Prima pada Usaha Pariwisata

LATAR BELAKANG

Pengalaman wisatawan kini menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan industri pariwisata. Orientasi wisatawan telah bergeser sehingga daya tarik fisik sebuah destinasi bukan lagi satu-satunya pertimbangan, karena kepuasan juga ditentukan oleh mutu pelayanan, aksesibilitas, kenyamanan, keamanan, serta kesan yang membekas selama kunjungan. Perubahan ekspektasi tersebut menuntut pelaku usaha pariwisata untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar mampu memberikan pengalaman yang optimal bagi wisatawan. Oleh karena itu, pelatihan standar pelayanan prima pada usaha pariwisata diperlukan untuk membekali pelaku di garis depan agar mampu memberikan layanan unggul yang setara dengan standar global.

Selain didorong oleh kebutuhan peningkatan kualitas layanan, penerapan pelayanan prima juga merupakan bagian dari pemenuhan ketentuan regulasi di sektor pariwisata. Secara regulatif, hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di Bidang Pariwisata. Peraturan tersebut menetapkan bahwa standar usaha pariwisata terdiri atas tiga komponen utama, yaitu produk, pelayanan, dan pengelolaan usaha. Oleh karena itu, keikutsertaan dalam pelatihan standar pelayanan prima memungkinkan pelaku usaha memenuhi kewajiban regulasi sekaligus meningkatkan daya saing usahanya secara efektif.

MAKSUD & TUJUAN

Maksud dari pelaksanaan pelatihan standar pelayanan prima pada usaha pariwisata ini adalah untuk membekali para SDM dan pengelola industri jasa pariwisata dengan wawasan, keterampilan, serta sikap profesional dalam menerapkan prinsip service excellence.

Tujuan yang ingin dicapai setelah mengikuti pelatihan ini antara lain:

  • Memahami konsep dasar service excellence dan regulasi standar pelayanan pada bisnis pariwisata.
  • Mampu menerapkan standar komunikasi profesional dan etika pelayanan kepada wisatawan lokal maupun mancanegara.
  • Menguasai teknik penanganan keluhan (handling complaint) serta pemecahan masalah di lapangan secara bijak.
  • Meningkatkan koordinasi antar divisi dalam menciptakan pengalaman wisatawan (tourist experience) yang berkesan.

MANFAAT TRAINING

  • Bagi Perusahaan/Usaha Pariwisata: Meningkatkan reputasi bisnis, memperkuat kepatuhan terhadap PP No. 52 Tahun 2012, serta menciptakan retensi pelanggan (repeat visitor) yang tinggi.
  • Bagi Peserta: Memperoleh pemahaman komprehensif mengenai standar pelayanan prima, meningkatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan pelanggan, dan memperluas portofolio profesional di bidang pariwisata.

BAHAN AJAR

  1. Regulasi dan Konsep Service Excellence: Implikasi PP No. 52 Tahun 2012 tentang standar pelayanan usaha pariwisata.
  2. Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan: Penyusunan dan penerapan SOP pelayanan prima pada industri jasa purna jual dan pariwisata.
  3. Komunikasi Efektif & Hospitality Attitude: Teknik komunikasi verbal, non-verbal, serta grooming dan etika menyambut tamu.
  4. Penanganan Keluhan & Pemulihan Layanan (Handling Complaint & Service Recovery): Pengelolaan bagaimana situasi krisis dalam pelayanan, pengendalian emosi pelanggan, serta penyelesaian masalah secara sigap di lapangan.
  5. Managing Customer Experience: Pemetaan customer journey untuk menciptakan kepuasan dan loyalitas wisatawan.

METODE PELAKSANAAN

Pelatihan disajikan dengan cara yang interaktif dan berbasis penerapan, meliputi:

  • Pemaparan Teori dan Peraturan : Mengulas teori serta dasar hukum yang menjadi pengatur di sektor pariwisata.
  • Studi Kasus: Pengkajian persoalan pelayanan nyata yang kerap muncul dalam dunia pariwisata.
  • Simulasi & Role Play: Prakti/simulasi langsung bagaimana cara melayani tamu serta merespons beragam skenario keluhan yang ada di lapangan.
  • Diskusi Interaktif: Sesi tanya jawab sekaligus peninjauan SOP pelayanan yang dimiliki setiap peserta.

SIAPA PESERTA TRAINING STANDAR PELAYANAN PRIMA PADA USAHA PARIWISATA?

Program pelatihan standar pelayanan prima pada usaha pariwisata ini dirancang khusus bagi:

  • Pengelola dan Manajemen Destinasi Wisata / Desa Wisata.
  • Staf Frontliner, Customer Service, dan Receptionist Usaha Pariwisata.
  • Staf Operasional Hotel, Restoran, Tour Leader, dan Travel Agent.
  • Tim Quality Control dan Trainer Internal Perusahaan Jasa Pariwisata.
  • Aparat Dinas Pariwisata dan Pemangku Kepentingan Sektor Pariwisata Daerah.

PROFIL TEAM PENGAJAR TRAINING STANDAR PELAYANAN PRIMA PADA USAHA PARIWISATA? KLIK DISINI

DURASI TRAINING

2 Hari Pelatihan (14 Jam Efektif)

Pukul 09.00 – 16.00 WIB

INVESTASI TRAINING

Normal Class

  • Rp 4.750.000/peserta (Harga belum termasuk pajak dan promo yang sedang berlaku)

Online Class           

  • Rp 2.250.000/peserta (Harga belum termasuk pajak dan promo yang sedang berlaku)

(Dapatkan Harga Khusus Untuk Request Pelatihan Secara Paket. Silahkan Klik Disini)

 

FASILITAS TRAINING

Normal Class

  • Sertifikat, modul (soft dan hard copy), training kit (ballpoint bmd), ransel, jacket bmd, 2x coffe break and lunch, foto bersama, dan tempat pelatihan dilaksanakan di tempat yang nyaman.

Online Class           

  • Sertifikat dan softcopy

 

INFORMASI & PROMO

Hub : 021 – 756 3091

 

CONTACT PERSON

0813 8280 7230, 0812 8931 1641

 

JADWAL TRAINING STANDAR PELAYANAN PRIMA PADA USAHA PARIWISATA? TAHUN 2026 :

22–23 Juli 2026 – Tangerang

19–20 Agustus 2026 – Yogyakarta

23–24 September 2026 – Jakarta

21–22 Oktober 2026 – Tangerang

18–19 November 2026 – Yogyakarta

16–17 Desember 2026 – Jakarta

 

BELUM ADA JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA..!!

TRAINING DIGITAL TOURISM & TRANSFORMASI DIGITAL DESTINASI WISATA

LATAR BELAKANG

Pelatihan Digital Tourism dirancang untuk meningkatkan kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata. Program ini mencakup strategi pemasaran, penyediaan informasi, pengelolaan data, serta pengembangan layanan dan pengalaman wisata sesuai kebutuhan destinasi. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan destinasi pariwisata, mulai dari penyampaian informasi, pemasaran, pengelolaan data, hingga pengembangan layanan dan pengalaman wisata. Oleh karena itu, kompetensi digital pengelola destinasi tidak hanya mencakup penggunaan media sosial, tetapi juga kemampuan memilih dan memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan destinasi.

Kebutuhan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, yang memuat ketentuan terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan kepariwisataan, termasuk dalam pemasaran, penyediaan informasi bagi wisatawan, serta digitalisasi destinasi dan daya tarik wisata. Regulasi tersebut juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari penyelenggaraan kepariwisataan. Berdasarkan konteks tersebut, Digital Tourism & Transformasi Digital Destinasi Wisata dirancang sebagai program pengembangan kompetensi yang ditujukan bagi personel yang terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata, khususnya dalam mendukung kegiatan pemasaran, penyediaan informasi, pengelolaan data, dan pemanfaatan teknologi digital.

MAKSUD & TUJUAN

Maksud

Memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam menerapkan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan, pemasaran, pelayanan, dan pengembangan destinasi wisata.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta Pelatihan Digital Tourism diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep Digital Tourism dan transformasi digital pada destinasi wisata.
  2. Mengidentifikasi kebutuhan dan peluang digitalisasi pada destinasi wisata.
  3. Memanfaatkan platform digital untuk penyediaan informasi dan promosi destinasi.
  4. Memahami pemanfaatan data dan teknologi digital dalam mendukung pengambilan keputusan.
  5. Mengembangkan strategi digital yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan destinasi.
  6. Meningkatkan pengalaman wisatawan melalui pemanfaatan teknologi digital.
  7. Menyusun rancangan sederhana transformasi digital pada destinasi wisata.

MANFAAT TRAINING

Peserta Pelatihan Digital Tourism memperoleh manfaat berupa:

  • Memahami perkembangan dan penerapan Digital Tourism.
  • Mampu mengidentifikasi aspek destinasi yang dapat didigitalisasi.
  • Mampu menentukan kanal digital yang sesuai dengan target wisatawan.
  • Mampu mengembangkan informasi dan konten digital destinasi.
  • Memahami pemanfaatan data wisatawan untuk mendukung pengelolaan destinasi.
  • Mampu menyusun strategi transformasi digital secara bertahap.
  • Meningkatkan kemampuan destinasi dalam memberikan informasi dan pengalaman wisata melalui kanal digital.

BAHAN AJAR

  1. Konsep Digital Tourism
  • Pengertian dan ruang lingkup Digital Tourism
  • Perkembangan teknologi dalam industri pariwisata
  • Perubahan perilaku wisatawan di era digital
  • Peran teknologi dalam pengembangan destinasi
  1. Transformasi Digital Destinasi
  • Digitalisasi vs transformasi digital
  • Identifikasi kebutuhan digital destinasi
  • Digital customer journey wisatawan
  • Pemetaan proses yang dapat didigitalisasi
  1. Digital Destination Management
  • Pengelolaan informasi destinasi
  • Digitalisasi layanan wisatawan
  • Pengelolaan data destinasi
  • Integrasi informasi antar pemangku kepentingan
  1. Digital Marketing Destinasi
  • Strategi pemasaran digital
  • Website dan platform digital
  • Social media destination marketing
  • Content planning
  • User-generated content dan online review
  1. Data dan Teknologi untuk Pariwisata
  • Dasar pemanfaatan data pariwisata
  • Analisis perilaku wisatawan
  • Big data dalam pariwisata
  • Artificial Intelligence dalam pariwisata
  • Teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman wisatawan
  1. Penyusunan Digital Transformation Plan
  • Identifikasi kondisi awal destinasi
  • Penentuan prioritas digitalisasi
  • Penyusunan program
  • Indikator keberhasilan
  • Rencana implementasi

METODE PELAKSANAAN

Pelatihan menggunakan pendekatan interactive learning dan practical learning, sehingga peserta tidak hanya menerima materi tetapi juga mengaplikasikannya pada kondisi destinasi wisata.

Metode meliputi:

  1. Presentation
    Penyampaian konsep, tren, regulasi, dan perkembangan teknologi Digital Tourism.
  2. Case Study
    Analisis contoh penerapan digitalisasi pada destinasi wisata.
  3. Group Discussion
    Peserta mengidentifikasi permasalahan dan peluang digitalisasi berdasarkan kondisi destinasi masing-masing.
  4. Practical Exercise
    Peserta melakukan pemetaan kebutuhan digital destinasi dan menyusun prioritas transformasi digital.
  5. Presentation & Feedback
    Peserta mempresentasikan hasil rancangan dan mendapatkan masukan dari trainer.

SIAPA PESERTA TRAINING DIGITAL TOURISM & TRANSFORMASI DIGITAL DESTINASI WISATA?

Training Pelatihan Digital Tourism ditujukan bagi:

  • Destination Manager
  • Destination Development Officer
  • Tourism Marketing Officer
  • Digital Marketing Officer
  • Tourism Information Officer
  • Digital Tourism Officer
  • Tourism Data/Information Analyst
  • Tourism Development Planner
  • Content & Communication Officer
  • Pengelola Desa Wisata
  • Konsultan/Pendamping Pariwisata

PROFIL TEAM PENGAJAR STRATEGI PELATIHAN DIGITAL TOURISM & TRANSFORMASI DIGITAL DESTINASI WISATA KLIK DISINI

 

DURASI TRAINING

2 Hari Pelatihan (14 Jam Efektif)

Pukul 09.00 – 16.00 WIB

INVESTASI TRAINING

Normal Class

  • Rp 4.750.000/peserta (Harga belum termasuk pajak dan promo yang sedang berlaku)

Online Class           

  • Rp 2.250.000/peserta (Harga belum termasuk pajak dan promo yang sedang berlaku)

(Dapatkan Harga Khusus Untuk Request Pelatihan Secara Paket. Silahkan Klik Disini)

 

FASILITAS TRAINING

 

Normal Class

  • Sertifikat, modul (soft dan hard copy), training kit (ballpoint bmd), ransel, jacket bmd, 2x coffe break and lunch, foto bersama, dan tempat pelatihan dilaksanakan di tempat yang nyaman.

Online Class           

  • Sertifikat dan softcopy

 

INFORMASI & PROMO

Hub : 021 – 756 3091

 

CONTACT PERSON

0813 8280 7230, 0812 8931 1641

 

JADWAL TRAINING DIGITAL TOURISM & TRANSFORMASI DIGITAL DESTINASI WISATA 2026 :

22–23 Juli 2026 – Tangerang

19–20 Agustus 2026 – Yogyakarta

23–24 September 2026 – Jakarta

21–22 Oktober 2026 – Tangerang

18–19 November 2026 – Yogyakarta

16–17 Desember 2026 – Jakarta

 

BELUM ADA JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA..!!

Training Standar Pengelolaan Destinasi Pariwisata

PENGANTAR

Training Standar Pengelolaan Destinasi Pariwisata – Pada tahun 2021 terdapat Peraturan Pemerintah No. 09 tahun 2021 mengenai pengelolaan destinasi pariwisata. Dalam definisinya pengelolaan destinasi pariwisata adalah suatu cara mengendalikan atau menyelenggarakan berbagai sumber daya secara berhasil guna untuk mencapai sasaran, pertumbuhan dan pendapatan ekonomi dengan pelayanan kepada wisatawan serta perlindungan terhadap lingkungan dan pelestarian objek wisata. Dalam pengelolaan destinasi pariwisata keberlanjutan industri akan sangat bergantung pada bagaimana stakeholder mengelola destinasi pariwisata agar destinasi kompetitif dan mampu menjangkau kebutuhan wisatawan baik dari aspek atraksi, aksesibilitas, dan amenitis.

Berdasarkan peraturan pemerintah tersebut, sebagai salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi. BMD Training Centre & Consultant bermaksud menyelenggarakan program Training Standar Pengelolaan Destinasi Pariwisata untuk dapat menjawab kebutuhan tersebut. Sekaligus membantu pihak-pihak terkait yang membutuhkan untuk menerapkan dan memenuhinya. Berbekal kompetensi dan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam memenuhi persyaratan pelanggan dan regulasi yang dibutuhkan.

MAKSUD & TUJUAN

Maksud dan tujuan dari program Training Standar Pengelolaan Destinasi Pariwisata diantaranya, yaitu:

  1. Dapat memahami konsep dari standar pengelolaan destinasi pariwisata
  2. Dapat mengetahui tanggungjawab dalam pengelolaan destinasi pariwisata
  3. Dapa membuat strategi, monitoring dan pelaporan dalam pengelolaan destinasi pariwisata
  4. Dapat membuat peraturan dan pengendalian pembangunan
  5. Dapat mengetahui risiko dan krisis dalam pengelolaan destinasi pariwisata

BAHAN AJAR

  • Konsep dan pengertian dari standar pengelolaan destinasi pariwisata
  • Tanggungjawab dalam pengelolaan destinasi pariwisata
  • Strategi dan rencana aksi pengelolaan destinasi pariwisata
  • Monitoring dan pelaporan
  • Pelibatan badan usaha dan standar keberlanjutan
  • Pelibatan dan umpan-balik dari penduduk setempat
  • Pelibatan dan umpan-balik dari pengunjung
  • Promosi dan informasi
  • Mengelola jumlah dan kegiatan pengunjung
  • Perencanaan peraturan dan pengendalian pembangunan
  • Pengelolaan risiko dan krisis

SIAPA PESERTA YANG HARUS HADIR…?

Program ini di kemas dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terkait dengan implementasi dan persyaratan yang diperlukan. Dimana di rekomendasikan untuk di ikuti oleh pengelola wisata dan tenaga ahli terkait yang ingin dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan mengenai pengelolaan destinasi pariwisata.

PROFIL TIM PENGAJAR KLIK DISINI

INVESTASI

Normal Class

  • Rp 8.200.000/peserta (Semua Kota) (harga belum termasuk pajak dan promo)

Online Class

  • Rp. 2.500.000/peserta (Online Zoom Meeting) (harga belum termasuk pajak dan promo)

(Dapatkan harga khusus untuk request pelatihan secara paket. Silahkan Klik Disini)

DURASI

2 hari (Efektif: 14 Jam)

FASILITAS

Normal Class

  • Sertifikat, Modul (soft & hard copy), Training Kit (Tas Jinjing, Blocknote, Ballpoint), Jacket, Lunch, 2x Coffee Break/hari, dan foto bersama serta diselenggarakan di hotel berbintang.

Online Class

  • Sertifikat dan Soft Copy Modul

INFORMASI & PROMO

Hub : 021 – 756 3091

Fax : 021 756 3291

CONTACT PERSON

0813 8280 7230, 0812 8931 1641

JADWAL TRAINING STANDAR PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA TAHUN 2026:

  • 22-23 Januari 2026 Malang
  • 19-20 Februari 2026 Bogor
  • 17-18 Maret 2026 Surabaya
  • 16-17 April 2026 Bandung
  • 21-22 Mei 2026 Yogyakarta
  • 18-19 Juni 2026 Jakarta
  • 16-17 Juli 2026 Bali
  • 20-21 Agustus 2026 Bogor
  • 17-18 September 2026 Surabaya
  • 15-16 Oktober 2026 Bandung
  • 19-20 November 2026 Yogyakarta

BELUM ADA JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA..!!

Copyright © 2026 Training ISO | Pusat Pelatihan | BMD Training Centre
Halo 👋 Ada yang bisa kami bantu?