LATAR BELAKANG
Dalam beberapa tahun terakhir, isu keamanan pangan tidak hanya terbatas pada kontaminasi biologis, kimia, dan fisik, tetapi juga berkembang ke arah food fraud (pemalsuan pangan) yang semakin kompleks dan sulit dideteksi. Praktik seperti pemalsuan bahan baku, penggantian komposisi, pemalsuan label, hingga manipulasi asal produk menjadi tantangan serius dalam menjaga kepercayaan konsumen dan reputasi perusahaan.
Food fraud tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen serta konsekuensi hukum bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, kemampuan dalam memastikan keaslian (authenticity) produk pangan menjadi sangat penting dalam seluruh rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku hingga distribusi produk akhir.
Seiring dengan meningkatnya tuntutan regulasi serta kesadaran konsumen terhadap transparansi produk, organisasi di bidang pangan dituntut untuk memiliki sistem pengendalian yang efektif dalam mendeteksi dan mencegah potensi pemalsuan. Pendekatan berbasis risiko, penerapan sistem traceability, serta pemanfaatan metode analisis yang tepat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini.
Melalui pelatihan “Food Fraud & Food Authenticity: Mencegah Pemalsuan Produk Pangan”, peserta akan dibekali pemahaman komprehensif mengenai konsep food fraud, jenis-jenis kecurangan yang umum terjadi, serta strategi pencegahan dan pengendalian yang dapat diterapkan secara praktis di lingkungan kerja. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam menjaga integritas produk, memperkuat sistem keamanan pangan, serta melindungi reputasi organisasi di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
MAKSUD & TUJUAN
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep food fraud dan food authenticity dalam industri pangan
- Mengidentifikasi berbagai jenis dan modus pemalsuan produk pangan yang umum terjadi
- Memahami faktor penyebab serta risiko yang ditimbulkan oleh food fraud
- Membekali peserta dengan kemampuan melakukan Food Fraud Vulnerability Assessment (FFVA)
- Mengidentifikasi titik rawan pemalsuan dalam rantai pasok pangan
- Meningkatkan kemampuan dalam menyusun strategi pencegahan dan pengendalian food fraud
- Memahami penerapan sistem traceability untuk menjamin keaslian produk
- Mengenal metode deteksi dan pengujian keaslian bahan/produk pangan
- Mengintegrasikan pengendalian food fraud ke dalam sistem keamanan pangan (HACCP, GMP, ISO 22000)
- Meningkatkan kemampuan dalam menjaga integritas produk, kepercayaan konsumen, dan reputasi perusahaan
- Mendukung kepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan pangan yang berlaku
- Pengantar konsep food fraud dan food authenticity dalam industri pangan
- Jenis-jenis food fraud: adulteration, substitution, mislabeling, counterfeiting
- Tren dan kasus food fraud di industri pangan global & nasional
- Faktor penyebab dan motivasi terjadinya pemalsuan pangan
- Dampak terhadap keamanan pangan, kesehatan konsumen, dan reputasi bisnis
- Prinsip Food Fraud Vulnerability Assessment (FFVA)
- Identifikasi titik kritis/rawan pemalsuan dalam rantai pasok
- Teknik analisis risiko dan pemetaan kerentanan (vulnerability mapping)
- Strategi pencegahan dan mitigasi food fraud
- Penerapan sistem traceability dan transparansi supply chain
- Pengendalian bahan baku dan evaluasi supplier (supplier verification)
- Metode deteksi dan pengujian keaslian produk pangan
(uji laboratorium, autentikasi bahan, teknologi analisis modern) - Integrasi food fraud ke dalam sistem keamanan pangan
(HACCP, GMP, ISO 22000, dan Food Safety Management System) - Penyusunan program pencegahan food fraud di perusahaan
- Studi kasus dan best practice implementasi di industri pangan
- Staff dan Supervisor Quality Control (QC) & Quality Assurance (QA)
- Tim Food Safety / Keamanan Pangan
- Staff Laboratorium Pengujian Pangan
- Tim Produksi dan Operasional di industri pangan
- Staff R&D (Research & Development) produk pangan
- Tim Purchasing / Procurement (pengadaan bahan baku)
- Tim Supply Chain & Warehouse
- Auditor internal sistem keamanan pangan
- Tim Regulatory Affairs dan compliance
- Manajer atau supervisor yang terlibat dalam Food Safety Management System
- Rp 4.950.000,00/peserta (Jakarta/Bogor/bandung/yogyakarta/surabaya) (harga belum termasuk pajak dan promo)
- Rp 5.500.000,00/peserta (bali/lombok/medan/makasar/batam) (harga belum termasuk pajak dan promo)
Online Class
- Rp 1.950.000/peserta (Online Zoom Meeting) (harga belum termasuk pajak dan promo)
(Dapatkan Harga Khusus Untuk Request Pelatihan Secara Paket, Silahkan Klik Disini)
- Sertifikat, Modul (Soft dan Hard Copy), Training kit (Ballpoint Tas jinjing), Tas Ransel, Jacket, Lunch, 2x Coffe break, foto bersama dan pelatihan dilaksanakan di Hotel berbintang.
Online Class
- Sertifikat dan Softcopy Modul
0813 8280 7230, 0812 8931 1641
JADWAL TRAINING FOOD FRAUD & FOOD AUTHENTICITY: MENCEGAH PEMALSUAN PRODUK PANGAN TAHUN 2026:
- 05-06 Januari 2026 Jakarta
- 19-20 Januari 2026 Yogyakarta
- 02-03 Februari 2026 Bandung
- 18-19 Februari 2026 Surabaya
- 02-03 Maret 2026 Bogor
- 16-17 Maret 2026 Bali
- 01-02 April 2026 Jakarta
- 13-14 April 2026 Yogyakarta
- 04-05 Mei 2026 Bandung
- 18-19 Mei 2026 Surabaya
- 02-03 Juni 2026 Bogor
- 15-16 Juni 2026 Malang
- 01-02 Juli 2026 Jakarta
- 13-14 Juli 2026 Yogyakarta
- 03-04 Agustus 2026 Bandung
- 18-19 Agustus 2026 Surabaya
- 01-02 September 2026 Bogor
- 14-15 September 2026 Semarang
- 01-02 Oktober 2026 Jakarta
- 12-13 Oktober 2026 Yogyakarta
- 02-03 November 2026 Bandung
- 16-17 November 2026 Surabaya
- 01-02 Desember 2026 Bogor
BELUM ADA JADWAL & WAKTU PELAKSANAAN YANG SESUAI…??? KLIK DISINI UNTUK MEREQUESTNYA..!!
